Jaringan Area Lokal
Jaringan
area lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang
jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat
ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Eternet menggunakan perangkat switch,
yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain
teknologi Eternet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-Fi)
juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan
koneksi LAN dengan teknologi Wi-Fi biasa disebut hotspot.
Komponen &
Prinsip Kerja LAN :
Ada 2 kompenen utama dalam sebuah
jaringan komputer lokal (LAN) yaitu node dan link
Host atau Node (Simpul)
Host atau node (simpul) adalah
system komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang
dikirimkan. Local host adalah sistem komputer yang dapat diakses oleh pemakai
tanpa melalui jaringan, sedangkan remote host adalah sistem komputer yang hanya
dapat digunakan melalui jaringan. Baik local maupun remote host dalam jaringan
disebut sebagai simpul.
Link
Link adalah media komunikasi yang
menghubungkan antara node yang satu dengan node yang lain. Media ini berupa
saluran transmisi misalnya kabel.
Prinsip kerja LAN tergantung dengan pola atau topologinya. Jika jaringan tersebut menggunakan pola tidak terpusat maka setiap komputer yang terhubung dengan jaringan disebut host. Namun jika jaringan tersebut terpusat maka akan ada istilah server dan workstation.
1. Server
Server adalah sebuah komputer yang
berfungsi untuk mengendalikan jaringan. Dari komputer server ini kita dapat
mengendalikan, mengirim data dan menerima data dari komputer-komputer
workstasion. Jika LAN ini terhubung dengan sebuah modem, maka di server ini
kita bisa mengatur bandwith yang bisa digunakan oleh masing-masing komputer
workstasion saat mengakses internet. Kita juga dapat memblokir situs-situs yang
tidak kita kehendaki, seperti yang berhubungan dengan pornografi, cybercrime,
kekerasan dll. Biasanya data yang digunakan secara bersama-sama (share), di
simpan dalam folder yang berada di komputer server. Selain itu
perangkat-perangkat yang digunakan secara bersama- sama biasanya juga bekerja
di komputer server ini, seperti printer, disk dll.
2. Workstation
Workstation ini adalah sebuah sistem
komputer yang terhubung dengan server.Workstation ini bisa berupa sejumlah
komputer yang saling terhubung atau juga bisa berbentuk sebuah komputer besar
seperti sistem minikomputer. Workstation yang berupa sejumlah komputer
terkadang disebut client. Client-client ini saling terhubung dengan bantuan hub
atau switch yang kemudian dihubungkan lagi dengan komputer server. Sehingga
antara client dengan client ataupun antara client dengan server dapat saling
bertukar data secara langsung. Setelah komputer server dan workstation saling
terhubung maka terbentuklah sebuah link (jaringan). Link inilah yang menjadi
media pertukaran data antar komputer. Setelah semua node-node itu saling
terhubung terbentuklah sebuah link yang saling menyatu. Selain itu, Printer
yang terpasang di komputer server dapat juga digunakan oleh komputer client
dengan bantuan hub.
Jenis LAN dapat dilihat dari
beberapa hal :
Media Transmisi Jenis media yang paling banyak digunakan untuk suatu local area network adalah sebagai berikut : Twisted Pair , Kabel Koaksial (Coaxial Cable) , Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)
Metode Transmisi Jenis jaringan juga dapat dibedakan berdasarkan
metode: Baseband & Broadband
Topologi Jenis jaringan juga dapat dibedakan atas berdasarkan
topolginya, yakni :
1. BUS
Topologi Bus adalah jaringan yang
menggunakan sebuah kabel untuk menghubungkan semua komputer. Sehingga semua
host terhubung secara langsung dengan kabel tersebut. Topologi ini menggunakan
pola jaringan yang tidak terpusat.
Kelebihan
- Proses instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node dapat dilakukan dengan mudah
- Bekerja baik pada network skala kecil
Kekurangan
- Jika kabel putus atau rusak maka jaringan lumpuh total
- Proses troubleshooting cukup sukar
- Manajemen network dalam skala besar sulit dilakukan
2. RING
Topologi Ring adalah jaringan yang
menghubungkan host dengan host lainnya dalam lingkaran tertutup. Host adalah
komputer yang terhubung dengan suatu jaringan. Topologi ini menggunakan pola
jaringan yang tidak terpusat.
Kelebihan :
- Proses instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node dapat dilakukan dengan mudah
- Bekerja baik pada network skala kecil
Kekurangan
- Jika kabel putus atau rusak maka jaringan lumpuh total
- Proses troubleshooting cukup sukar
- Manajemen network dalam skala besar sulit dilakukan
3. STAR
Topologi Star adalah jaringan yang
menghubungkan semua komputer dengan konsentrator berupa perangkat hub atau
switch. Dalam topologi ini jaringan menggunakan pola yang terpusat sehingga ada
komputer yang berfungsi sebagai server dan adapula yang bertindak sebagai
workstation.
Keuntungan :
- Instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node bisa dilakukan dengan mudah
- Troubleshooting mudah
- Jika salah satu kabel ada yang putus jaringan tetep bisa berfungsi
- Manajemen terpusat dan memudahkan untuk jaringan dalam skala besar.
Kekurangan
- Jika switch atau hub rusak maka jaringan akan lumpuh total
4.TREE
Topologi Tree adalah jaringan
komputer terpusat yang mana terdapat tingkatan simpul (node). Dimana simpul
yang diatas dapat mengatur simpul yang dibawahnya, data yang menuju simpul
bawah pun harus melewati simpul atas dulu. Demikian pula sebaliknya.
Kelebihan
- Penambahan node bisa dilakukan dengan mudah
- Troubleshooting mudah
- Jika salah satu kabel ada yang putus jaringan tetep bisa berfungsi
- Manajemen terpusat dan memudahkan untuk jaringan dalam skala besar.
- Dapat membentuk kelompok jaringan-jaringan tersendiri.
- Jika ada switch yang mati, maka jaringan yang mati hanya yang berada di switch tersebut.
Kekurangan
- Jika ada switch yang paling atas mati maka jaringan yang dibawahnya akan mati total.
Metode Akses dimaksud dengan metode akses atau metode pengambilan
data oleh system dari jaringan adalah bagaimana atau cara system menggunakan
jaringan secara bersama.
Fungsi LAN (Local Area Network)
LAN (Local Area Network) mempunyai
fungsi yaitu sebagai berikut :
- LAN mempunyai fungsi sebagai resource sharing yang dimana bertujuan supaya semua program (software), peralatan, khususnya data bisa digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tersebut tanpa adanya pengaruh oleh lokasi resource dan pemakai.
- LAN juga mempunyai fungsi untuk sebagai pemberi koneksi jaringan internet dalam sebuah ruangan.
- Untuk membuat suatu keamanan data lebih terjamin karena dengan adanya LAN seorang server bisa mengatur data-data penting yang hanya bisa diakses oleh user tertentu saja.
Keuntungan LAN (Local Area Network)
- Pertukaran file dapat dilakukan denganPertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing)mudah (File Sharing)
- Pemakaian printer dapat dilakukan olehPemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing)semua client (Printer Sharing)
- File data yang keluar/masuk dari/ke serverFile data yang keluar/masuk dari/ke serverdapat di kontrol.dapat di kontrol.
- Proses backup data menjadi lebih mudah
- File–file data dapat disimpan pada server,file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semuasehingga data dapat diakses dari semuaclient menurut otorisasi sekuritas dariclient menurut otorisasi sekuritas darisemua karyawan, yang dapat dibuatsemua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi berdasarkan struktur organisasiperusahaan sehingga keamanan data perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
- Proses backup data menjadi lebih mudah.
- Resiko kehilangan data oleh virus Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali komputer menjadi sangat kecil sekali
- Komunikasi antar karyawan dapatKomunikasi antar karyawan dapatdilakukan dengan menggunakan Edilakukan dengan menggunakan E–Mail &Mail & ChatChat
- Bila salah satu client/server terhubungBila salah satu client/server terhubungdengan modem, maka semua ataudengan modem, maka semua atausebagian komputer pada jaringan LANsebagian komputer pada jaringan LANdapat mengakses ke jaringan Internetdapat mengakses ke jaringan Internet
- Biaya akses ke Internet lebih murah karena menggunakan Server
- informasi dapat lebih banyak ditemukan oleh client
- Dapat saling tukar menukar data/informasi
- Bisa dijadikan Workstation
Kerugian LAN (Local Area
Network)
- Jika ada satu komputer terkena virus berpotensi menginfeksi komputer lain dalam jaringan.
- Berpotensi munculnya pencurian data oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dll.
Manfaat LAN (Local Area Network)
- Dapat membaca, mengkopi, mengedit serta mencetak data/file yang tersimpan di komputer yang lain secara langsung tanpa menggunakan flashdisk ataupun CD ROM.
- Dapat penggunakan perangkat atau peripheral yang terpasang di komputer yang lain, contohnya adalah printer, hanya dengan 1 printer komputer yang lainnya bisa menggunakan.
- Menjalankan program yang ada dikomputer lain. Misalkan kita memiliki 2 komputer, 1 komputer yang spesifikasinya rendah dan yang satu spesifikasinya tinggi, cukup hanya menginstal dikomputer yang spesifikasinya tinggi, komputer yang spesifikasinya rendah bisa menggunakan program-program yang besar tadi.
- Menghemat biaya. Sebagai contoh adalah printer, kita memiliki 2 komputer, kita tidak perlu membeli 2 printer, cukup membeli 1 printer bisa digunakan oleh dua komputer.
- Menghemat kapasitas/memori media penyimpanan (harddisk)
Peralatan
dan perangkat LAN
Peralatan dan perangkat yang
dibutuhkan dalam membuat sebuah jaringan komputer lokal (LAN) yang berbasis
kabel adalah sebagai berikut :
Kabel UTP (unshielded twisted pairs)
Kabel UTP adalah kabel yang khusus
digunakan untuk transmisi data (mentransfer dan menerima data). Disebut
unshielded karena kabelini tidak delengakapi pelindung sehingga rentan terhadap
interferensi elektromagnetik. Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel (Pairs)yang
saling terpilin (twisted) atau saling berlilitan. 4 pasang kabel ini mempunyai
warna yang berbeda –beda yaitu :
- Biru dan biru putih
- Oranye dan oranye putih
- Hijau dan hijau putih
- Cokelat dan cokelat putih Kabel UTP terdiri dari 5 kategori tapi yang terkenal hanya 2, yaitu kategori 3 dan kategori 5. UTP kategori 3 mempunyai kecepatan transmisi data sampai 10 mbps dan UTP kategori 5 mempunyai kecepatan transmisi data hingga 100 mbps. Secara lengkap dapat kita lihat pada gambar di bawah ini. Dalam prakteknya nanti penggunaan kabel UTP menggunakan 2 metode, yaitu metode cross dan straight. Metode ini tergantung dengan perangkat apa yang akan disambungkan
Konektor RJ-45
Konektor RJ-45 (Registered Jack –
45) adalah konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan
LAN maupun tipe jaringan komputer lainnya. Konektor ini memiliki 8 pin yang
digunakan untuk menghubungkan kabel ke PC atau Hub.
Tang Krimping
Tang krimping adalah sejenis tang
yang khusus digunakan untuk memasang konektor RJ-45 dengan kabel UTP. Sehingga
konektor yang terpasang pada kabel UTP tidak terlepas. Selain itu tang ini juga
dapat digunakan untuk meratakan ujung kabel UTP agar kabel-kabel UTP dapat
tepat tersambung dengan pin pada konektor RJ-45
Kartu Jaringan (LAN Card)
Kartu jaringan adalah sebuah kartu
yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer dan jaringan . kartu jaringan
ini terkadang juga disebut NIC (network interface card). Biasanya alat ini
ditancapkan ke dalam sebuah slot yang ada pada motherboard. Dari kartu inilah
nantinya akan dibuat penomoran IP lokal dalam jaringan LAN.
Switch / Hub
sebuah perangkat yang digunakan
untuk menyatukan komputer client (workstation) menjadi jaringan yang
selanjutnya akan dihubungkan menuju komputer server. Switch dan hub sebenarnya
memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membentuk suatu jaringan komputer.
Bedanya antara hub dengan switch, hub setelah menerima data alat ini akan
mentransmisikan data ke semua port yang ada, sementara switch setelah menerima
data akan mengirimkan data hanya pada komputer yang berkepentingan saja. Selain
itu biasanya switch digunakan untuk jaringan lokal yang wilayahnya luas. Untuk
LAN yang jangkauannya luas biasanya juga menggunakan router. Router ini adalah
alat yang digunakan untuk mengatur lalu-lintas data. Router ini juga berfungsi
untuk menentukan dan memilih jalur yang akan dilalui oleh data.
LAN Tester
adalah alat yang digunakan untuk
mengecek apakah kabel utp yang dipasang ke konektor RJ-45 sudah terpasang
dengan benar belum. Di alat ini ada 8 lampu indicator yang sesuai dengan
banyaknya pin dalam konektor RJ- 45. Jika kabel UTP telah terpasang dengan
benar maka semua lampu indicator akan menyala, tapi jika ada yang belum
terpasang maka lampu indicator akan mati.
Network Administrator
Network Administration merupakan
professional yang bertanggung jawab atas pemeliharaan perangkat keras komputer
dan perangkat lunak yang terdiri dari sebuah jaringan komputer. Biasanya
bertugas untuk melakukan konfigurasi, pemeliharaan, pemeliharaan, dan
monitoring jarinngan. Dimana fungsinya untuk spesialisasi jaringan atau
analisis jaringan.
Administrator bertanggung jawab atas
keamanan dari jaringan dan untuk menetapkan alamat IP ke perangkat yang
terhubung ke jaringan. Menetapkan dan memberikan alamat subnet IP untuk
mengontrol administrator atas personil yang terhubung ke subnet. Hal ini juga
membantu untuk memastikan bahwa administrator mengetahui setiap sistem yang
terhubung dan yang secara pribadi bertanggung jawab untuk sistem
Network Administrator biasanya
berada di tingkat teknis atau staf jaringan dalam sebuah organisasi dan jarang
terlibat dengan direct support. Network Administrator akan berkonsentrasi pada
integritas keseluruhan jaringan, server penyebaran, keamanan, dan memastikan
bahwa seluruh jaringan konektivitas atau infrastruktur LAN WAN sebuah
perusahaan setara dengan pertimbangan teknis di tingkat jaringan hirarki
organisasi.
Network Administrator dianggap
personil pendukung tingkat 3 yang hanya memperbaiki masalah-masalah yang tidak
dapat diselesaikan di tingkat 1 (helpdesk) atau tingkat 2 (desktop/teknisi
jaringan). Tergantung perusahaan, seorang Network Administrator juga dapat
merencanakan dan mengatur jaringan.
Prinsip Perancangan Jaringan
- · Pertama, sebuah komputer server yang berisi data dan juga informasi haruslah sudah siap untuk digunakan.
- · Kedua, komputer client nantinya akan melakukan request informasi apa saja yang dibutuhkan.
- · Server akan merespon, dengan cara melakukan pengiriman data. Saat ini, komputer server akan berperan sebagai transmitter.
- · Paket data, informasi, dan lainnya kemudian akan ditransmisikan melaui sebuah jaringan komputer, baik secara kabel maupun nirkabel.
- · Apabila jaringan menggunakan prinsip kerja peer to peer, maka paket data akan langsung ditransmisikan ke komputer user yang berperan sebagai receiver.
- · Apabila mengimplementasikan topologi jaringan tertentu, seperti topologi star, maka sebelumnya, paket data akan dipecah terlebih dahulu dengan menggunakan perangkat keras jaringan seperti hub, switch, bridge dan juga router yang kemudian akan diteruskan ke lebih dari 1 komputer client yang menjadi receiver.
- · Dalam proses transmisinya, paket data akan melewati beberapa protocol dan juga lapisan atau layer setiap paket data mulai dikirmkan oleh server melewati perangkat keras jaringan hingga sampai ke komputer client.
Memilih Perangkat Jaringan
Dalam mendesain sebuah jaringan,
adalah hal penting dalam urusan memilih perangkat jaringan yang dibutuhkan,
yang terbaik untuk memungkinkan perangkat jaringan agar bisa dikembangkan.
Dalam perangkat enterprise, baik switch maupun router memainkan peran penting
dalam kemonikasi jaringan. Ada lima kategori switch untuk jaringan enterprise,
diantaranya:
- · Campus LAN Switches – Untuk skala kinerja jaringan disuatu LAN enterprise, ada core, distribution, access, dan compact Platform Switch ini bervariasi dari switch tanpa kipas dengan delapan port tetap ke switch 13-blade mendukung ratusan port. Campus LAN Switches termasuk Cisco 2960, 3560, 3750, 3850, 4500, 6500, dan 6800 Series.
- · Switch Data Center – Sebuah pusat data harus dibangun berdasarkan switch yang mempromosikan skalabilitas infrastruktur, kesinambungan operasional, dan fleksibilitas transportasi. Switch Data Center, diantaranya: switch Cisco Nexus Series dan Seri switch Cisco Catalyst 6500.
- · Service provider switch – switch penyedia layanan dibagi dalam dua kategori: switch agregasi dan switch akses Ethernet.
- · Aggregation switch adalah carrier-grade Ethernet switch yang agregat lalu lintas di tepi jaringan.
- · Ethernet access switch memiliki aplikasi kecerdasan, layanan terpadu, virtualisasi, keamanan terpadu, dan manajemen yang disederhanakan.
Wireless
Wireless merupakan suatu hubungan
telekomunikasi yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk dapat mengganti
media kebel sebagai alat transfer datanya. Pada saat ini teknologi wireless
sedang tenar dan banyak di kembangkan.
Wireless di kembangkan dan dapat
kita lihat seperti pada telephone selular yang pada saat ini sudah banyak yang
dapat menggunakan teknologi wireless ini dan yang lebih lagi dengan wireless
kita dapat terhubunga dengan jaringan internet. Wireless sering di sebut juga
dengan jaringan nir kabel atau tanpa kabel.
Kelebihan Wireless
- · Wireless memiliki kelebihan yang diantaranya adalah:
- · Dapat membangun jaringan dengan lebih mudah.
- · Untuk di relokasikan sangatlah mudah.
- · Murah dalam pemeliharannya.
- · Infrastruktur yang lebih kecil.
- · Dapat dengan mudah di kembangkan.
- · Sumber file dapat dengan mudah di pindahkan tanpa harus menggunakan kabel.
- · Mudah di install dan dapat di pakai di kantor ataupun di rumah.
Kekurangan Wireless
- · Wireless memiliki kekurangn yang diantaranya adalah:
- · Keamanan yang di miliki rendah.
- · Memiliki delay yang besar.
- · Produk yang banyak jenis dan ada yang tidak cocok untuk di gunakan.
- · Kualitas sinyal di pengaruhi cuaca yang ketika cuaca cerah maka akan membuat koneksi menjadi baik dan ketika cuaca yang buruk akan melambatkan koneksi yang di terima.
- · Investasinya di bilang cukup mahal jika di bandingkan dengan pemakaian kabel.
- · Dapat terjadi penyadapan jaringan yang lebih besar juka di banding dengan menggunakan kabel.
Konsep Wireless
Wireless LAN bekerja dengan
menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke
penerima melalui free space, pantulan, difraksim, line of sight dan obstructed
LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur
(Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur berbeda-beda) memiliki level
kekuatan,delay dan fasa yang berbeda-beda.
Teknologi Wireless
Teknologi wireless adalah
teknologi yang menghubungkan dua perangkat atau lebih tanpa menggunakan kabel.
Biasanya , orang juga menyebutnya dengan istilah
teknologi nirkabel. Teknologi wireless ini umumnya dipakai
untuk pemindahan data. Jika dulu Anda harus menggunakan media kabel, sekarang
tidak lagi. Teknologi wireless membuat proses transfer data menjadi
lebih praktis.
WLAN
WLAN adalah singkatan
dari Wireless Local Area Network yaitu suatu jenis jaringan komputer yang
menggunakan gelombang radio sebagai alat atau media transmisi data. Informasi
atau data ditransfer dari satu komputer ke komputer yang lainnya menggunakan
gelombang radio. WLAN juga sering disebut dengan Jaringan Nirkabel atau
jaringan wireless.
Komponen WLAN
Komponen-komponen WLAN :
- · Mobile atau Desktop PC – Perangkat akses untuk user, mobile PC biasanya sudah terpasang pada port PCMCIA. Tetapi untuk Desktop PC umumnya harus ditambahkan wireless adapter melalui PCI card ataupun USB.
- Access Point – Perangkat yang menjadi sentral koneksi dari user ke ISP, Access-Point memiliki fungsi untuk mengkonversikan sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui media kabel, ataupun disalurkan ke perangkat WLAN yang lainnya dengan dikonversikan ulang menjadi sinyal frekuensi radio.
- WLAN Interface – Peralatan yang dipasangkan di Mobile atau desktop PC (Personal Computer), peralatan yang dikembangkan secara massal yaitu dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) card, PCI card maupun melalui port USB.
- Antena – Antena external (optional) yang dipakai untuk memperkuat daya pancar. Antena tersebut dapat dirakit sendiri oleh pengguna/user.
Kelebihan WLAN
- · Mobilitas tinggi – Memungkinkan pemakainya untuk mengakses informasi dimana pun dia berada tentunya dalam jangkauan WLAN, tak terpaku pada satu tempat saja. Mobilitas yang tinggi tentunya bisa meningkatkan kualitas layanan dan kualitas produktivitas.
- · Mudah dan kecepatan instalasi – Instalasi WLAN tergolong mudah dan juga cepat, sebab dapat dilakukan tanpa harus memasangkan kabel di atap/dinding.
- · Sangat Fleksibel – Memungkinkan untuk membuat jaringan komputer dimana kabel tidak memungkinkan untuk digunakan.
- · Menurunkan biaya kepemilikan – Meskipun biaya investasi awal untuk perangkat keras WLAN lebih mahal daripada LAN, tapi biaya instalasi dan perawatan jaringan WLAN lebih murah, sehingga secara total dapat menurunkan besar biaya kepemilikan.
- · Scalable – Dapat menggunakan berbagai macam topologi jaringan komputer sesuai dengan kebutuhan.
Kekurangan WLAN, seperti di bawah
ini:
- · Kerahasian dan keamanan data kurang terjamin.
- · Biaya peralatannya rata-rata mahal.
- · Delay (penundaan) yang besar.
- · Adanya masalah propagasi radio misalnya seperti: terhalang, terpantul & banyak sumber interferensi.
- · Kapasitas dari jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tak dapat diperlebar akan tetapi dapat dimanfaatkan secara efisien).
Ether Channel
Etherchannel adalah suatu teknologi
trunking yang digunakan oleh switch Cisco catalyst dimana sejumlah fisikal port
pada device digabung menjadi satu jalur logika dalam satu buah port group.
Fungsinya untuk meningkatkan kecepatan koneksi antar switch, router ataupun
server dan jika salah satu port atau jalur rusak maka port group akan tetap
bekerja menggunakan jalur atau port yang lain.
Hal-hal dasar yang perlu diketahui dan dilakukan sebelum
melakukan konfigurasi EtherChannel adalah:
·
Identifikasi port mana saja yang
ingin digunakan untuk EtherChannel di TIAP switch.
·
Membuat nomor untuk channel
group.
·
Memilih mode
(On/Off/Passive/Active/Desirable).
·
Mengkonfigurasi Interface untuk bisa
digunakan menjadi EtherChannel dan juga mode nya (apakah Access, Trunk Mode,
atau yang lain)
·
Verifikasi konfigurasi.
OSPF ( Open Shortest Path First )
OSPF merupakan routing protocol
berbasis link state, termasuk dalam interior Gateway Protocol (IGP).
Menggunakan algoritma Dijkstra untuk menghitung shortest path first (SPF).
Menggunakan cost sebagai routing metric. Setelah antar router bertukar
informasi maka akan terbentuk database link state pada masing-masing router.
OSPF mungkin merupakan IGP yang
paling banyak digunakan. Menggunakan metode MD5 untuk autentikasi antar router
sebelum menerima Link-state Advertisement (LSA). Dari awak OSPF sudah mendukung
CIDR dan VLSM, berbeda dengan RIP. Bahkan untuk OSPFv3 sudah mendukung untuk
IPv6.
Router dalam broadcast domain yang
sama akan melakukan adjacencies untuk mendeteksi satu sama lainnya.
Pendeteksian dilakukan dengan mendengarkan “Hello Packet”. Hal ini disebut 2
way state. Router OSPF mengirimkan “Hello Packet” dengan cara unicast dan
multicast. Alamat multicast 224.0.0.5 dan 224.0.0.6 digunakan OSPF, sehingga
OSPF tidak menggunakan TCP atau UDP melainkan IP protocol 89.















Komentar
Posting Komentar